Posts

Sendu The Series

Image
Kurang tahu pasti kapan pertama kali antusias sama dunia traveling, sekitar tahun 2009 mungkin. Sejak saat itu antusiasme dengan hal-hal yang berkaitan dengan dunia traveling. Walau cuma hanya melihat foto, video, atau baca artikel tentang traveling sudah cukup semangat.  Pada saat itu juga mulai mendokumentasikan tiap perjalanan yang dilakukan dan beebrapa diposting ke blog ini. Kebanyakan hasil dokumentasinya berupa foto, untuk video sendiri sangat jarang soalnya selain alat untuk mendokumentasikannya gak ada, buat ngedit videonya juga gak ada. Maklum saat itu fitur video di DSLR belum kayak sekarang di tiap kamera hampir ada fitur video. Tapi dulu waktu jalan-jalan ke Karimun Jawa ada dokumentasi video, walau bukan pakai kamera sendiri tapi paling nggak ada buat dokumentasi haha. Hasilnya sih jauh dari kata bagus, tapi cukup puas lah buat newbie seperti saya ini.  Setelah punya kamera yang didalamnya ada fitur video, mulai iseng-iseng ngerekam video tiap pergi pe...

Menjangan: Pulau Kecil yang Mempesona di Ujung Barat Bali

Image
Olla! Lama bener ini blog gak diupdate, terakhir bulan April dan kemarin cukup kaget ternyata  ada cukup menikmati content dari blog ini. Mudah-mudahan bisa lebih semangat buat nulis kedepannya. Kali ini mari kita jalan-jalan ke sebelah Barat pulau Bali, lebih tepatnya ke sebuah pulau kecil yang punya dunia bawah laut dan landscape yang menakjubkan! Ya, Pulau Menjangan.  Aku pribadi udah dua kali ke Menjangan, dan gak menutup kemungkinan bakal ada yang keempat kelima keenam dan seterusnya. meski letaknya yang cukup jauh dari pusat kota Denpasar sekitar kurang lebih 3 jam perjalanan menggunakan mobil, tapi semuanya bisa kebayar lunas ketika udah masuk ke dunia bawah laut Menjangan. Lagi pula selama perjalanan menuju tempat ini, kita bisa singgah ke beberapa tempat wisata, jadi jarak bukan jadi masalah kan. :) Waktu itu aku berangkat dari dermaga Banyu Nadi sekitar pukul 07.30 pagi, suasana masih sejuk dan bisa sekalian menikmati sunrise diatas kapal. Sekaligus bisa...

16 Jam di Inle Lake

Image
Pagi itu dingin terasa menusuk sampai tulang, pukul 4 dini hari. Sempat tidak menyangka kalau udara akan sedingin ini di Nyaung Shwe. Bis malam yang mengantar  pada saat itu sudah pergi ke pemberhentian selanjutnya. Tiba-tiba datang seorang pria membawa tiket masuk kawasan wisata Danau Inle, cukup kaget karena seolah-olah tiket tersebut illegal, terlebih karena ia mencegat ditengah jalan begitu turun dari bis. Tetapi menjadi percaya setelah melihat kartu identitas yang tergantung dibadan petugas dan setelah bertanya kepada supir taxi setempat. Setiap wisatwan diwajibkan membayar 10 dollar Amerika dan tiket tersebut berlaku selama satu minggu dari hari kedatangan selama melakukan kegiatan wisata di Danau Inle. The Famous Leg Rowing in Inle Lake Perjalanan menuju pintu masuk Kuil Shwe Inn Dein Lalu lintas pagi hari di danau Inle Jalanan terlihat gelap dan sepi, kabut tipis menyelimuti beberapa sudut membuat suasana seolah-olah menjadi tambah dingin. Setelah menemukan t...

Saling Melempar Bara Api Kulit Kelapa Dalam Tradisi Mesabatan Api

Image
Senja mulai terasa, langit semakin gelap dan di hadapan saya terdapat tumpukan kulit kelapa kering. Suara gamelan Bali membuat senja terasa berbeda, seorang warga menuangkan minyak tanah dan membakar tumpukan kulit kelapa tersebut. Sontak terdengar suara teriakan beberapa pemuda yang membuat senja saat itu menjadi riuh dengan kegembiraan. Beberapa bulan lalu, tepatnya sehari sebelum hari raya Nyepi saya mengunjungi desa Nagi di Petulu, Gianyar, Bali. Ditempat ini lah akan diadakan sebuah tradisi yang sudah dilakukan secara turun menurun. Masyarakat setempat menyebutnya dengan tradisi “Mesabatan Api”. Acara dimulai saat senja tiba, ditandai dengan dibakarnya tumpukan kulit kelapa kering dan iringan gamelan. Para pemuda desa berkumpul dan mulai bersorak, ketika ada satu pemuda yang mulai menendang tumpukan kulit kelapa maka pada saat itu juga “perang” dimulai. Para pemuda saling melemparkan kulit kelapa kering yang sudah menjadi bara api ke badan pemuda lainnya, dan mereka s...

Omed-Omedan, Tradisi Unik Setelah Nyepi di Pulau Bali

Image
4 hari lagi Nyepi tiba. Ya, salah satu hari raya besar dan sekaligus untuk merayakan tahun baru bagi umat Hindu khususnya di Bali, dimana semua aktivitas pada hari itu berhenti dan suasana menjadi sepi. Tidak ada cahaya lampu pada malam hari, tidak diperkenankan melakukan aktivitas diluar rumah, tidak diperkenankan mengeluarkan suara yang dapat mengganggu sekitar. Intinya pada hari itu Pulau Bali benar-benar sepi dan tidak ada aktivitas sama sekali. Aku pribadi cukup senang dengan momen ini, karena bener-bener yang bisa ngerasain suasana tenang satu hari penuh. Foto-foto ini aku ambil di acara Omed-omedan tahun lalu. Belum sempat ke-publish dan mumpung momennya pas jadi sekalian aja hahaha. Seorang panitia menyiram jalan raya yang akan digunakan dalam Omed-omedan. Anak-anak terlihat sangat senang ketika air disemprotkan kearah mereka. Barong Bangkung, tanda Omed-omedan akans egera dimulai. Sehari setelah Nyepi dikenal dengan istilah “Ngembak Geni” dimana pada hari ...