Saling Melempar Bara Api Kulit Kelapa Dalam Tradisi Mesabatan Api
Senja mulai terasa, langit semakin gelap dan di hadapan saya terdapat tumpukan kulit kelapa kering. Suara gamelan Bali membuat senja terasa berbeda, seorang warga menuangkan minyak tanah dan membakar tumpukan kulit kelapa tersebut. Sontak terdengar suara teriakan beberapa pemuda yang membuat senja saat itu menjadi riuh dengan kegembiraan. Beberapa bulan lalu, tepatnya sehari sebelum hari raya Nyepi saya mengunjungi desa Nagi di Petulu, Gianyar, Bali. Ditempat ini lah akan diadakan sebuah tradisi yang sudah dilakukan secara turun menurun. Masyarakat setempat menyebutnya dengan tradisi “Mesabatan Api”. Acara dimulai saat senja tiba, ditandai dengan dibakarnya tumpukan kulit kelapa kering dan iringan gamelan. Para pemuda desa berkumpul dan mulai bersorak, ketika ada satu pemuda yang mulai menendang tumpukan kulit kelapa maka pada saat itu juga “perang” dimulai. Para pemuda saling melemparkan kulit kelapa kering yang sudah menjadi bara api ke badan pemuda lainnya, dan mereka s...