Objek wisata ini bisa dibilang tempat yang wajib dikunjungi wisatawan ketika plesiran ke Ubud. Tegalalang Rice Terrace, atau sawah Tegalalang. Terletak di sebelah utara Ubud, sekitar 20-30 menit dari Puri Ubud. Tempat ini sangat ramai dan masih jadi favorit untuk wisatawan. Objek wisatanya apa? Sawah. Ya, sawah. Tapi yang membuat unik adalah sawah disini dibuat bertingkat-tingkat dan sangat miring, karena biasanya kita melihat sawah dengan satu hamparan yang luas, tapi sawah Tegalalang dibuat bertingkat seolah-olah membentuk anak tangga. Wisata yang ditawarkan di tempat ini lebih ke wisata visual, kita disajikan hamparan sawah dan pepohonan yang hijau didepan mata kita. Setiap pengunjung yang datang ke tempat ini bisa menikmati pemandangan dengan gratis dan juga bisa berjalan dipinggir sawah atau mengeksplor seluruh bagian sawah (siapin fisik yes, soalnya bakal naik turun bukit). Kita dapat mengabadikan semua hal yang ada disini, bahkan kalau ada petani yang sedang m...
Here we go! Bagian kedua dari Bagan, Kota Tua Dengan Ribuan Kuil dan Pagoda. Sinar matahari pagi, kabut tipis, kuil, dan balon udara. Sempurna sekali pemandangan pagi itu! Highlight di postingan kali ini adalah hot air balloon over Bagan. Dulu pertama kali kepikiran bakal ke Bagan adalah sekitar tahun 2011 waktu ngeliat foto di internet dengan latar matahari terbit, balon udara, plus kabut tipis yang menutupi sebagian pagoda. Gak pikir panjang aku cari info tentang foto itu dan ternyata tempatnya di Bagan, Myanmar. Saat itu juga Bagan masuk daftar travel destination-ku. Awal tahun 2015 kemarin adalah dream come true, setelah menapakan kaki di Bagan dapet bonus naik balon udara di Bagan. Mulai disi gas Menyambut pagi dari dalam balon udara Selamat pagi Bagan! Kekhawatiran pagi itu adalah kalau kondisi tidak memungkinkan balon udara untuk terbang dikarenakan angin atau cuaca yang kurang mendukung. Soalnya kemarin waktu hari pertama kami tiba di Bagan, tidak ada satup...
Weekend kemarin saya dan gerombolan teman2 camping, rencana sih kita mau ke Rawa Pening, Ambarawa. Naik motor sampai Dieng, bayangin aja naik motor!! motor!!!! Balik lagi ke rencana awal yang mau camping di Rawa Pening, gtu sampe sana ternyata tempatnya nggak campingable. Suasanannya ga enak dan jauh dari ekspetasi deh. Karena udah jauh-jauh sampe Ambarawa dan kentang klo camping cuma kayak gni aja, akhirnya putar haluan ke DIENG!! The Long and Winding Road bener dah, jauh euuyyyy. Mana di Rawa Pening udah mau jam 6, finish di Dieng jam setengah 12 dengan kondisi kaku karena dingin banget. Tempat ini dinginnya maksimal cuy, harus prepare barang2 yg bisa bikin anget deh, trust me. Kita milih camping di Bukit Sikunir, dan ternyata tempat ini sesuai dengan ekspetasiku tentang camping. Bisa bangun tenda persis deket sama danau, bisa mancing, dan view sunrise yang oke!! Hell yeah!!! Buat sunrisenya, kita harus tracking naik bukit sekunirnya sekitar 10 menit kalo kata orang sana, tapi ...
Comments
Post a Comment